Solari Tiga Laga Menuju Kontrak Permanen di Madrid

Solari Tiga Laga Menuju Kontrak Permanen di Madrid

Solari Tiga Laga Menuju Kontrak Permanen di Madrid

Agen Judi Bola OnlineMadrid – Santiago Solari sudah melalui ujian pertama di Real Madrid dengan mulus. Solari berjarak tiga laga lagi jika ingin mendapat kontrak permanen dari El Real.

Solari menggantikan sementara posisi Julen Lopetegui sebagai pelatih Madrid. Lopetegui dipecat menyusul serangkaian hasil buruk yang diterima Madrid.

Debut Solari berakhir manis ketika Madrid menang empat gol tanpa balas di kandang Melilla pada leg pertama 32 besar Copa del Rey, Kamis (1/11/2018) dinihari WIB kemarin. Tapi, itu baru ujian awal dan Melilla pun tak sebanding kekuatannya dengan Madrid.

Kini Solari punya ujian lain bernama Real Valladolid yang akan dihadapi di Santiago Bernabeu besok malam. Valladolid memang bukan lawan sebanding jika melihat kualitas skuat. Tapi menilik klasemen La Liga saat ini, Valladolid duduk di posisi keenam dengan unggul dua poin atas Madrid di posisi kesembilan.

Laga yang wajib dimenangi Madrid tentunya jika tak ingin tertinggal makin jauh dari Barcelona di puncak klasemen. Apalagi Valladolid jadi salah satu tes untuk Solari jika ingin mengambil kursi kepelatihan secara permanen.

Seperti dikutip Marca, Solari sebenarnya cuma ditunjuk menjadi pelatih interim hingga jeda internasional tengah November ini, sebelum Madrid menunjuk pelatih baru. Beberapa calon sudah muncul seperti Antonio Conte, Arsene Wenger, Roberto Martinez, dan Laurent Blanc.

Baca Juga : Malcom Mulai Gelisah Tunggu Kesempatan di Barcelona

Tapi, sejauh ini nama-nama tersebut belum ada yang didekati Madrid secara serius sehingga Solari bisa dibilang sebagai pilihan utama. Maka laga kontra Valladolid, lalu Viktoria Plzen di Liga Champions, dan partai tandang di Celta Vigo pekan depan harus dimenangi jika Solari ingin jadi penerus Lopetegui.

Apalagi, Madrid sepertinya tidak menemui kata cocok dengan Conte sebagai kandidat utamanya. Boleh jadi Madrid tengah berharap Solari bisa seperti Zinedine Zidane yang sukses besar usai dipromosikan ke tim utama.